Tepat 4 tahun bersamanya mengarungi suka duka...
1 tahun penuh ambisi
2 tahun penuh amarah dan dendam
1 tahun pendewasaan
Tuhan baik...teramat baik
Saat aku penuh amarah dan sumpah serapah mengharap kepergiannya, Dia membuatnya tetap tinggal...
Saat hatiku mulai berdamai, saat dia tidak lagi menjadi duri dalam hatiku, Tuhan membuatnya pergi...
Tuhan tidak mau aku menyimpan rasa sakit itu sampai mati..
Dia lawan tangguh
Yang dikirim Tuhan untuk menghajarku habis habisan..
Aku yang berdiri di atas angin, jatuh terlempar..
Aku kalah, aku terluka, aku sakit..
Berlari kesana kemari mencari bantuan
Meneriakkan bahwa ini tidak adil..
Yang kudapat justru terperosok makin dalam..
Aku sendirian, tidak ada tangan sahabat yang bisa ku genggam...
Lalu ada seberkas cahaya yang kulihat di belakang...satu satunya tempat yang masih ada untukku...Keluargaku...
Tidak ada jalan lain..
Aku pun pulang...kembali ke rumah, menyembuhkan luka, bersama hati yang masih membara..
Mataku masih menyala nyala, dadaku bergemuruh menabuhkan genderang perang sekaligus menyiratkan perih yang teramat dalam..
Di sana...di tempat itu aku habiskan puluhan tahun waktuku...di sana aku pertaruhkan semua yang aku punya...aku kesampingkan semua demi mempertahankan dan membawa tempat itu keluar dari jurang...
Dan dengan mudah aku dihempaskan...
Berbulan bulan kuhabiskan menyusun strategi...mencari dunia baru...
Nyatanya takdir Tuhan membawaku kembali..
Aku kembali ke lintasan pertarungan, dengan amunisi yang lengkap...dengan kepala tegak..
Bara api yang menyala sedikit demi sedikit padam saat menyadari bahwa untuk maju kadang kita juga harus mundur kebelakang...
Melihat siapa saja yang tulus bersama kita..
Pelan dan pasti berusaha berubah.. sesekali jatuh menangis mengingat betapa buruknya aku ditahun tahun itu..aku cemerlang disatu sisi..tapi gelap disisi lain..aku bercahaya di tempat itu tapi mengabaikan anakku.. keluargaku...
Lalu hari-hari sakit hati berubah menjadi refleksi..evaluasi..
Betapa bodoh jika hanya meratapinya...
Ketika kita kehilangan sesuatu, Tuhan sebenarnya ingin memberikan kita hal baru..dan dalam kejadian yang kualami, Tuhan membuatku jatuh untuk memberiku hal besar..hal yang tidak akan habis kusyukuri sampai nanti kematian datang menjemput..
Tuhan mencuci hati dan pikiranku
Tuhan memberiku hal yang tidak kusangka bisa kucapai..
Tuhan membuka hatiku, bahwa keluargaku lebih penting dari hal lain..
Ketika Tuhan mengambil orang2 yang kusebut sahabat...Dia memberiku ganti puluhan..
Aku dikelilingi orang orang baik dan keren dengan talenta masing2..
Terimakasih tak berujung untuk semua ini Tuhan...
Sekarang..hari dimana dia pergi, bawalah semua kenangan buruk dan rasa yang tidak menyenangkan pergi juga bersamanya...
Dia adalah sosok penting
Izinkan aku memeluknya dengan doa
Sehat dan berbahagialah di sana...
❤️❤️❤️❤️
Kadang hikmah datang setelah kita menerima dan iklas..dan sekiranya rasa tak baik untukmu ternyta mmbawa kebaikan dkedepan buatmu..dan sambutlah sosok baru yg lama rock n roll
BalasHapusPertarungan Chapter 2 dimulai...Bisa jadi pertarungan ini lebih berat...🤣🤣
BalasHapusPengalaman sudah seharusnya menjadi pelajaran berharga untuk dapat mengarungi Pertarungan Chapter 2.
BalasHapusAir memang tidak bisa berpadu dengan minyak, tapi dalam satu wadah yang transparan akan terlihat perbedaannya yang begitu indah..
Bangkit, Bangkit....!!!
Ini bukan waktunya meratap !
Gassssssssss
Hapus