Senin, 13 Februari 2023

RANGKUMAN PROSES PERJALANAN PEMBELAJARAN CGP-6 SAMPAI DI MODUL 3.1 (KONEKSI ANTAR MATERI)


Pembelajaran dalam Pendidikan Calon Guru Penggerak memberikan banyak pengetahuan dan memunculkan paradigma baru dalam kehidupan saya. Mulai dari modul 1 saya belajar tentang Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara. Bahwa Pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia yang bertujuan untuk menuntun kodrat pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya. Saya juga belajar bagaimana nilai dan peran guru yang sebenarnya. Bahwa guru haruslah berpihak pada murid, guru bersikap mandiri, reflektif, kolaboratif dan inovatif. Guru mempunyai peran sebagai pemimpin pembelajaran, coach bagi guru lain, mendorong kolaborasi, mewujudkan kepemimpinan murid dan menggerakkan komunitas praktisi. Sebagai Pendidik kita perlu merumuskan Visi sebagai tujuan dan harapan yang akan diwujudkan. Saya juga belajar tentang budaya positif, memahami apa itu disiplin positif, nilai-nilai kebajikan universal, bagaimana cara mendisiplinkan murid alih alih memberikan sanksi dan hukuman. Saya belajar mengenai teori motivasi, hukuman dan penghargaan, posisi kontrol, keyakinan kelas dan kesepakatan kelas. Saya pun mempraktikkan segitiga restitusi dalam menyelesaikan masalah yang saya hadapi di kelas.

Pada modul 2 Pendidikan Calon Guru Penggerak saya belajar tentang coaching. Coaching dilakukan untuk  menggali potensi murid agar menemukan kekuatan dirinya untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi. Saya berlatih bagaimana melakukan coaching tanpa harus menggurui dan memberi solusi. Saya mempraktikkan coaching pada murid dan rekan sejawat. Manfaatnya dapat saya rasakan dalam kemajuan kegiatan pembelajaran yang saya lakukan. Saya dapat melakukan pembelajaran sesuai dengan bakat dan minat siswa. Saya tidak lagi terbebani dengan banyaknya materi atau kompetensi yang harus dikuasai. Itu memang penting akan tetapi ada yang jauh lebih penting dari sekedar penguasaan materi dan juga prestasi. Saya belajar mengenai pembelajaran berdiferensiasi dan juga bagaimana menerapkan pembelajaran sosial emosional di kelas.

Pada modul 3 kami belajar mengenai bagaimana membuat keputusan berdasarkan nilai-nilai kebajikan. Kita semua sejatinya adalah pemimpin. Seorang pemimpin haruslah mempunyai kemampuan pengambilan keputusan yang dapat memfasilitasi banyak pihak. Hal ini sejalan dengan filosofi Ki Hajar Dewantara yaitu Patrap Triloka. Yaitu sebuah filosofi tentang guru dan perannya dalam pendidikan. Bahwa secara spesisik arti dari “Ing ngarso sung tulodho” adalah di depan memberikan teladan. Guru merupakan teladan bagi anak didiknya. Untuk memberikan teladan terlebih dahulu guru harus menempatkan kepentingan murid dalam prioritas utamanya. Dalam pengambilan keputusan maka kepentingan murid lah yang akan menjadi pertimbangan utama.

Seorang guru haruslah memiliki nilai-nilai kebajikan dalam dirinya. Karena nilai-nilai yang tertanam dalam diri kita akan berpengaruh kepada prinsip-prinsip yang kita ambil dalam pengambilan suatu keputusan. Prinsip dalam pengambilan keputusan terdiri dari 3 hal yaitu Berpikir Berbasis Hasil Akhir (Ends-Based Thinking), Berpikir Berbasis Peraturan (Rule-Based Thinking), dan Berpikir Berbasis Rasa Peduli (Care-Based Thinking). Nilai-nilai yang kuat dalam diri kita akan memengaruhi bagaimana cara berpikir kita dalam mengambil keputusan atas suatu masalah. Kita dapat berpegang pada aturan yang ada sehingga keputusan tidak melanggar ketetapan. Keputusan yang kita ampil juga harus memikirkan hasil akhir atau dampak dari keputusan tersebut. Akankah keputusan kita berdampak baik ataukah berdampak buruk? Disisi lain kita juga harus mempertimbangkan perasaan dalam pengambilan keputusan, tidak semata berdasar aturan dan juga dampak yang ditimbulkan.

Materi pengambilan keputusan berkaitan pula dengan kegiatan ‘coaching’. Teknis dari kegiatan coaching telah saya pelajari pada modul sebelumnya. Coaching dilakukan terutama dalam pengujian pengambilan keputusan yang telah kita ambil. Langkah pengambilan dan pengujian keputusan yang dilakukan meliputi 9 langkah yaitu yang pertama mengenali nilai yang bertentangan. Kedua dengan menentukan siapa yang terlibat dalam situasi. Ketiga dengan mengumpulkan fakta-fakta yang relevan dengan situasi ini. Keempat dengan melakukan Pengujian benar atau salah dengan uji legal, uji regulasi, uji intuisi, uji publikasi dan uji panutan/ idola. Kelima dengan pengujian paradigma benar lawan benar. Keenam dengan melakukan prinsip resolusi penerapan 3 prinsip penyelesaian dilemma. Ketujuh dengan Investigasi Opsi Trilema. Kedelapan pengambilan keputusan dan kesembilan melihat keputusan dan merefleksikan. Coaching akan membantu kita dalam menguji dan merefleksikan pengambilan keputusan yang telah diambil. Apakah pengambilan keputusan telah efektif dan dapat menyelesaikan masalah.

Kemampuan guru dalam mengelola dan menyadari aspek sosial emosionalnya akan berpengaruh terhadap pengambilan suatu keputusan khususnya masalah dilema etika. Dilema etika merupakan sebuah kondisi permasalahan yang menghadapkan kita pada sebuah kebenaran yang berbenturan dengan kebenaran lainnya. Dalam menghadapi kasus semacam ini keterampilan mengelola emosi menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan. Pemimpin yang mampu mengelola emosi dengan baik akan dapat mengambil keputusan dengan langkah yang ada. Guru dapat menerapkan prinsip pengambilan keputusan dengan bijak.  Sedangkan pada kasus yang fokus pada masalah moral, kembali lagi kepada nilai-nilai yang dianut seorang pendidik. Orang yang mempunyai nilai-nilai kebajikan dalam dirinya akan dengan mudah mampu membuat keputusan dalam kasus bujukan moral yang dihadapinya. Karena pada kasus bujukan moral, sudah jelas ada benturan antara kebenaran lawan kesalahan.

Pengambilan keputusan yang tepat, tentunya berdampak pada terciptanya lingkungan yang positif, kondusif, aman dan nyaman. Keputusan yang tepat akan mampu menghadirkan solusi perbaikan dan kemajuan pembelajaran. Sehingga situasi yang tercipta dari keputusan yang diambil adalah lingkungan yang positif. Memang benar bahwa setiap keputusan tentu tidak dapat memuaskan semua pihak akan tetapi jika kita menerapkan keputusan berdasarkan 3 unsur yaitu berpihak pada murid, bertanggung jawab, serta berdasarkan nilai-nilai kebajikan universal maka sudah tentu keputusan yang kita ambil akan berdampak baik dan menimbulkan hal yang positif.

Tantangan di lingkungan sekolah kaitannya dengan pengambilan keputusan terhadap kasus-kasus dilema etika adalah bahwa belum semua stakeholder dapat memahami perubahan paradigma berpikir dalam penyelesaian kasus. Setiap orang tentu mempunyai pemikiran dan pemahaman masing-masing dan mayoritas masih pada paradigma lama bahwa keputusan yang diambil menguntungkan lembaga. Sudah saatnya kita mengubah paradigma bahwa keputusan yang kita ambil berpihak pada kepentingan murid. Pengambilan keputusan yang kita ambil ini dengan pengajaran yang memerdekakan murid-murid akan berpengaruh pada kemajuan pembelajaran. Apalagi dalam keputusan pembelajaran yang tepat untuk potensi murid kita yang berbeda-beda. Pembelajaran yang kita lakukan haruslah dimulai dari bagaimana kita memetakan bakat dan minat murid. Sehingga pembelajaran yang kita lakukan benar-benar memerdekakan murid. Pengambilan keputusan yang dilakukan oleh seorang pemimpin pembelajaran dapat mempengaruhi kehidupan atau masa depan murid-muridnya. Ini sepenuhnya benar karena masa depan murid kita bergantung dari apa yang mereka lakukan saat ini, pengetahuan apa yang mereka terima, dan bagaimana keterampilan sosial emosional yang mereka pelajari.

Kesimpulan yang dapat saya ambil dari pembelajaran modul materi ini  yaitu  Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin adalah bagaimana kita dapat menerapkan langkah pengambilan keputusan yang sesuai dengan unsur, prinsip dan berbagai pertimbangan yang ada sehingga akan terwujud sebuah keputusan yang  berdampak pada terciptanya lingkungan yang positif, kondusif, aman dan nyaman. Kaitannya dengan modul sebelumnya adalah perubahan paradigma berfikir sehingga mengubah pembelajaran dan tindakan yang kita lakukan. Modul yang dipelajari sebelumnya berisi pengetahuan dan keterampilan yang memungkinkan kita mewujudkan diri menjadi pemimpin pembelajaran. Dalam modul ini saya belajar mengenai konsep-konsep yang telah dilema etika dan bujukan moral, 4 paradigma pengambilan keputusan, 3 prinsip pengambilan keputusan, dan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan. Ada beberapa hal diluar pemikiran saya selama ini bahwa pengambilan keputusan perlu melalui langkah pengujian yang dapat memperjelas apakah keputusan yang kita ambil nanti tepat atau tidak.

Sebelum mempelajari modul ini penerapan pengambilan keputusan yang saya lakukan tentu dengan berbagai pertimbangan. Akan tetapi saya belum mempertimbangkan sepenuhnya 3 unsur yaitu berpihak pada murid, bertanggung jawab, serta berdasarkan nilai-nilai kebajikan universal terutama unsur berpihak pada murid. Pada langkah pengambilan keputusan pun saya belum melakukan langkah uji dan belum memunculkan opsi ke 3 atau disebut opsi trilemma. Setelah mempelajari konsep  ini saya menyadari bahwa dalam membuat keputusan diperlukan pertimbangan dan langkah-langkah yang didasarkan pada prinsip tertentu. Sangat penting mempeajari modul pengambilan keputusan agar kita sebagai pemimpin mampu membuat keputusan yang tepat dan berdampak pada kemajuan pembelajaran.

Sabtu, 04 Juni 2022

Tiga Lima

Hitungan angka 35
Beruntung masih diberi kesempatan menghirup udara pagi ini
Terimakasih semesta terlebih sang pencipta

Banyak hal yang terjadi
Banyak hal yang terlewati
Hitam Putih Merah Biru berupa rupa warna 
Dan hari-hari ini bertambah merah muda

Ada yang datang ada yang pergi
Ada yang tertinggal ada yang ingin diraih
Hidup selalu begitu
Hari ini bahkan aku suka cat kuku
Kemarin menengok pun tak pernah

Hidup selalu berjalan
Jangan percaya bahkan pada dirimu sendiri
Percayalah bahwa hidup adalah perubahan
Tercapai tak perlu melonjak tertawa, pun harus gagal tak perlu tangis meratap
Hidup adalah kesulitan, dijalani lalu berlalu begitu saja

Aku masih saja gagal mengatur emosi
Tapi sudah lebih baik dari bertahun lalu
Aku sudah mampu memaafkan masa lalu
Memaafkan tingkah memalukan dg meyakini bahwa hidup adalah perubahan

Berterimakasih adalah jalan agar hidup ringan dijalani
Betapa sang Pencipta telah dengan adil membagi kesenangan dan kesedihan

Aku bahkan berfikir untuk bisa belajar memijat
Aku ingin menjadi tempat ternyaman siapapun untuk pulang
Bahkan tanpa uang untuk diberikan aku masih punya tangan yang kokoh untuk sekedar melepaskan kepenatan jika keluargaku datang

Hidup menjadi mudah jika keinginan sederhana
Hidupku masih kacau, tapi aku meyakini akan lebih baik
Hidup terus berubah...aku pun. 

Jumat, 12 November 2021

Belum Ada Judul

November yang sama
Tepat 4 tahun bersamanya mengarungi suka duka...
1 tahun penuh ambisi
2 tahun penuh amarah dan dendam
1 tahun pendewasaan 

Tuhan baik...teramat baik
Saat aku penuh amarah dan sumpah serapah mengharap kepergiannya, Dia membuatnya tetap tinggal...
Saat hatiku mulai berdamai, saat dia tidak lagi menjadi duri dalam hatiku, Tuhan membuatnya pergi...
Tuhan tidak mau aku menyimpan rasa sakit itu sampai mati..

Dia lawan tangguh 
Yang dikirim Tuhan untuk menghajarku habis habisan..
Aku yang berdiri di atas angin, jatuh terlempar..
Aku kalah, aku terluka, aku sakit..
Berlari kesana kemari mencari bantuan
Meneriakkan bahwa ini tidak adil..
Yang kudapat justru terperosok makin dalam..
Aku sendirian, tidak ada tangan sahabat yang bisa ku genggam...

Lalu ada seberkas cahaya yang kulihat di belakang...satu satunya tempat yang masih ada untukku...Keluargaku... 
Tidak ada jalan lain..
Aku pun pulang...kembali ke rumah, menyembuhkan luka, bersama hati yang masih membara..
Mataku masih menyala nyala, dadaku bergemuruh menabuhkan genderang perang sekaligus menyiratkan perih yang teramat dalam..
Di sana...di tempat itu aku habiskan puluhan tahun waktuku...di sana aku pertaruhkan semua yang aku punya...aku kesampingkan semua demi mempertahankan dan membawa tempat itu keluar dari jurang...
Dan dengan mudah aku dihempaskan...

Berbulan bulan kuhabiskan menyusun strategi...mencari dunia baru...
Nyatanya takdir Tuhan membawaku kembali..
Aku kembali ke lintasan pertarungan, dengan amunisi yang lengkap...dengan kepala tegak..

Bara api yang menyala sedikit demi sedikit padam saat menyadari bahwa untuk maju kadang kita juga harus mundur kebelakang...
Melihat siapa saja yang tulus bersama kita..
Pelan dan pasti berusaha berubah.. sesekali jatuh menangis mengingat betapa buruknya aku ditahun tahun itu..aku cemerlang disatu sisi..tapi gelap disisi lain..aku bercahaya di tempat itu tapi mengabaikan anakku.. keluargaku...
Lalu hari-hari sakit hati berubah menjadi refleksi..evaluasi..
Betapa bodoh jika hanya meratapinya...

Ketika kita kehilangan sesuatu, Tuhan sebenarnya ingin memberikan kita hal baru..dan dalam kejadian yang kualami, Tuhan membuatku jatuh untuk memberiku hal besar..hal yang tidak akan habis kusyukuri sampai nanti kematian datang menjemput..

Tuhan mencuci hati dan pikiranku
Tuhan memberiku hal yang tidak kusangka bisa kucapai..
Tuhan membuka hatiku, bahwa keluargaku lebih penting dari hal lain..
Ketika Tuhan mengambil orang2 yang kusebut sahabat...Dia memberiku ganti puluhan.. 
Aku dikelilingi orang orang baik dan keren dengan talenta masing2..

Terimakasih tak berujung untuk semua ini Tuhan...
Sekarang..hari dimana dia pergi, bawalah semua kenangan buruk dan rasa yang tidak menyenangkan pergi juga bersamanya...
Dia adalah sosok penting
Izinkan aku memeluknya dengan doa
Sehat dan berbahagialah di sana...

❤️❤️❤️❤️

Sabtu, 16 Oktober 2021

Sambangan 1

Dia tambah 3 kilo..tidak ada lagi yang perlu kukhawatirkan.. Pertanyaan2 yang kusimpan dan kutuliskan dibuku dijawabnya satu persatu dengan mudah, beberapa membuatnya mbrambangi... 11 tahun 6 bulan bersamaku, lalu kemudian 3 bulan tanpaku... Pasti banyak yang dia lalui... Dia cerita sandalnya hilang lagi..7 sandal sudah selain yang dia beli sendiri..🤣
Gembok yang kuncinya tinggal 1 dan tiba2 mie instannya hilang..🤣
Hari Jumat kliwon hari besar yang ditunggu, hari paling rusuh dengan segala trik...karena hari itu hari makan ayam..🤣
Dia yang dengan riang memanggil temannya yg hari ini tidak dijenguk untuk berbagi nasi ayam yg kubawa untuknya..
Lalu bagiannya hanya dimakan setengah untuk disisakan makan malam..🥺 
Kutanya apa dia lelah dengan jadwalnya dia bilang tidak..pagi bangun setelah subuh dia dan 4 orang temannya yg program SEE wajib menyapu..dia bilang tidak apa2..hanya pusing sedikit kalau hafalannya sulit...dan minta maaf saat teman lain sudah jus 29 jus 28 bahkan ada yang sudah jus 27..dia jus 30 saja belum selesai..😅, kutepuk pundaknya..its oke..sik penting terus berusaha dan kamu nyaman disini.  Kalau dihitung suka dukanya, dia bilang banyak sukanya..🤣

Lalu dia ceria kembali cerita tentang makan kembulan (yang tentu seumur hidupnya belum pernah dan tidak bisa😂) bagaimana semua berusaha berebut dan mendapatkan lauk lebih banyak🤣
Ah pria ini....istiqomah anakku...🥺🥺

Kamis, 16 September 2021

Melepasmu Pergi

13 Juli - 17 September

Melepasmu pergi tetap tidak mudah
Walaupun jauh2 hari sudah kupersiapkan
Kamu...duniaku...
Dihari yang sama saat kamu kulahirkan..akupun terlahir kembali.. sebagai ibu..

Berkali gagal menjalankan peran kita...
berkali kita saling mengecewakan..
Semua akan berawal kembali setelah kita menangis berpelukan..


Aku ibu yang keras..aku pun ibu yang baik kurasa..tapi aku juga ibu yang entahlah..
Aku menemanimu seperti sahabat..kita berbagi selayaknya dua teman baik..

Aku keras padamu bagaikan komandan pada pasukannya...
Marahku melebihi orang asing dari antah berantah...

Aku pernah mengabaikanmu demi hal yang kusebut dedikasi..
Sebelum semua terlambat Dia menghukumku..dan membuka mataku bahwa kamulah hal yang terpenting dan paling pantas mendapatkan dedikasi itu..

Aku pulang disaat yang tepat.. kita memulai dari awal walaupun sedikit terlambat..

Memasak untukmu...makan bersamamu...tertawa bersamamu..bercerita banyak hal...


Lalu cita citamu berubah..
Astronot penemu ilmuwan akhirnya bagaikan dunia khayal.. 
Kamu bilang ingin menjadi guru agama..
Cita cita realistis, cita2 kebanyakan orang, cita2 yang umum dan tidak unik..

Tapi aku melihatmu berubah... Tubuhmu, hatimu, pikiranmu, pelan dan sedikit demi sedikit membangunkan pondasi itu...


Untuk mewujudkan cita2mu kurasa kita harus menempuh jalan yang berbeda...Jalan ini akan terlalu lama dan memutar...bahkan bisa jadi kamu berbelok..

Ada jalan yang lebih cepat untuk memastikanmu menggapai mimpi itu..
Tapi jalan itu terjal, sulit dan harus kamu tempuh sendiri...
Kamu..setangguh aku...
serpihan jiwaku.. 

itulah kenapa aku yakin melepasmu dan percaya kamu mampu melaluinya..

Kita akan bertemu di keadaan yang berbeda..doaku bersamamu.. 

-rangkuman hari2 awal kepergianmu ke pondok-

Serasa patah hilang sebelah sayapku..
aku rela...aku ikhlas...tapi aku ibu..
sejuta kata penghibur tidak akan mampu menguatkanku...
sang waktu..aku dan kamu.. kita akan melewati ini semua..

Aku menyayangimu...berbahagialah..sehat selalu..

Jumat, 02 Juli 2021

Menunggu

Dimana itu
Temukan aku dengan nya
Mereka yang membutuhkanku
Tempat dimana aku benar2 akan tumbuh
Menjadi manusia yang layak
Temukan aku dengan tempat itu
Sambil menunggu hari itu
Aku akan memantaskan diriku

Menunggu hari itu tiba...

#4 tahun setelah hari itu
#baru 4 tahun...
#aku masih sanggup menahannya

Minggu, 18 April 2021

12 Tahun Perjalanan

12 tahun
Masalah kita masih saja sama
Seputar emosi sesaat karena kondisi ekonomi kita lagi-lagi buruk..
Jika boleh meminta.. aku ingin hanya ini masalah kita, walau aku harus menghadapinya seumur hidup...
Aku tak masalah menjadi miskin bersamamu
Aku tak masalah tak bisa mewujudkan mimpi pergi bertualang ke tempat jauh dan indah
Aku tidak mampu membayangkan jika masalah kita adalah masalah2 lain yang menimpa orang2 diluar sana...
Terimakasih menemaniku berjalan dengan terseok seok...
Dari warnaku yang merah penuh dendam dan hari ini aku merasa mulai membiru...
Kita melalui banyak hal
Dari aku yang jika harus GULAKU maka harus Gulaku dan kini jika kamu keliru membeli gula biasa pun aku tak marah..
Aku masih belum paham dg sifat kekanakanmu tapi belakangan aku mulai punya cara untuk meredamnya dan berusaha mengabaikannya
Kamu..memberiku banyak hal tanpa kusadari
Kamu menunjukkan aku jalan hingga aku sampai disini
Ditempat dimana banyak orang menginginkannya
Tenang dan bersyukur
Dua hal yang harus terus kucoba lakukan diperjalanan ke depan kita..
Tak masalah kamu kekanak kanakan karena aku juga..
Tak masalah kamu marah dan bersikap kaku 
Itu tidak lagi begitu menyakitkan dan menyulitkanku
Ada hal yang akan selalu aku ingat
Betapa beruntungnya Tuhan menuntunku padamu...
Terimakasih

Kamis, 01 April 2021

H-1 TO 2

Ketika semua berjalan tidak seperti mauku
Sekeras apapun berusaha ternyata semua jauh dari harapan
Emosi
Marah
Jengkel luar biasa
Dan kelalainmu lagi lagi kurasa sebagai masalahnya
Marahku menjadi jadi dan kamu hanya menangis
Kata kata siapapun tidak mampu meredamkan emosiku
Ketika perjalanan pulang melewati jalan pemakaman
Tiba tiba aku ingat bapak
Hatiku remuk
Aku tertampar
4 tahun lalu di hari yang sama
Aku pernah berjanji
Sebelum dia menghembuskan nafas terakhirnya
Dia memintaku untuk tidak pernah memarahimu

Maafkan aku pak...
Maafkan bue le...
Marah ini bukan benci

Selasa, 16 Maret 2021

Remainder

Aku terlena hingga aku hanyut.. aku mulai lupa bagaimana caramu memperlakukanku. 
Aku malah berusaha mati matian menarik perhatianmu bahkan dengan merubah diriku.
Nyatanya bagimu aku tetap sama. 
Kupikir kemarin aku sudah membuktikan. Kupikir kemarin sudah cukup.
Aku salah. Ini belum cukup.
Aku pikir sudah kembali ketempat dimana takdir menginginkanku.
Aku salah.
Ini bukan tempatku lagi. Tapi aku tidak bisa pergi. Tidak sekarang. Belum saatnya untuk pergii.

Aku akan dan harus kembali bertapa dalam gua sunyi.
Menyiapkan takdirku di tempat lain. 
Tempat ini bukan milikku bukan untukku.

Selasa, 02 Maret 2021

Awal

Segala sesuatu tentu punya awal

Ketika semesta bergerak

Ketika  raga berhenti sejenak

Ketika pikiran dan hati bermufakat untuk sebuah keputusan

Sesungguhnya awal adalah realisasi dari akhir

Dan bahwa pada sebuah akhir akan ada awal yang baru

RANGKUMAN PROSES PERJALANAN PEMBELAJARAN CGP-6 SAMPAI DI MODUL 3.1 (KONEKSI ANTAR MATERI)

Pembelajaran dalam Pendidikan Calon Guru Penggerak memberikan banyak pengetahuan dan memunculkan paradigma baru dalam kehidupan saya. Mulai ...